syarat penyimpangan
proyek yang di anggarkan tahun 2007 dengan dana APBD kurang lebih 2 Milyar sampai sekarang sangat memperihatinkan kondisi gedung aula terebut sudah mulai di tumbuhi semak. kelihatan seperti bangunan tua yang sudah lama tidak di gunakan. Kondisi seperti ini dapat menuai kontrofersi dari berbagai pihak. kaitannya dengan bangunan tersebut wartawan Bidik belum dapat memperoleh keterangan dari pihak kontraktor menyangkut proyek ini. Namun salah satu Guru yang tidak mau di sebutkan identitasnya saat di mintai keterangan oleh wartawan media ini memberikan penjelasan " kami sangat menyayangkan bangunan ini tidak kunjung selesai", katanya. padahal sudang banyak menelan dana dengan nilai Milyaran dan eronisnya lagi sampai saat ini belum ada kejelasan tentang kapan akan di lanjutkan pekerjaan Aula tersebut.dan lebuh jauh lagi menjelaskan selain sudah menelan dana yang banyak pihak sekolah juga sangat membutuhkan demi kelancaran tahap mengajar di sekolah ini, hal ini pun di komentari salah satu staff Diknas Kab. Bulungan yang tidak mau di korankan Namanya, menyampaikan amanat kepada wartawan media ini proyek tersebut bisa di pertanyakan karena dari tahun 2007 sampai saat sekarang tidak kunjung selesai dan perlunya bantuan dari pihak media selaku kontrol pemerintah maupun swasta agar semua program bisa berjalan dengan baik termasuk Aula SMAN 1 Tanjung Palas agar cepat di realisasikan dan di perhatikan oleh pemerintah untuk kepentingan pihak bersama khususnya pihak sekolah. Hal yang sama di ungkap oleh LSM Forum keadilan ( Lembaga Swadaya Masyarakat ) saya sangat mempertanyakan permerintah Kab.Bulungan yang kurang Profesional dalam merealisasikan suatu keputusan apalagi menyangkut pembangunan yang nyata - nyata sudah merugikan Negara. Sementara itu diminta dari pihak penegak hukum agar dapat benar - benar mengusut langsung kronologis menyangkut proyek tersebut. dan bila di temukan indikasi penyimpangan akan langsung menindak tegas oknum yang bersangkutan.
